Selasa, 16 Mei 2017

Sejarah Syekh Siti Jenar Yang Sebenarnya




SEJARAH SYEKH SITI JENAR YANG SEBENARNYA
===============================

Oleh: KH. Shohibul Faroji Al-Robbani

Nama asli Syekh Siti Jenar adalah Sayyid Hasan ’Ali Al-Husaini, dilahirkan di Persia, Iran. Kemudian setelah dewasa mendapat gelar Syaikh Abdul Jalil. Dan ketika datang untuk berdakwah ke Caruban, sebelah tenggara Cirebon. Dia mendapat gelar Syaikh Siti Jenar atau Syaikh Lemah Abang atau Syaikh Lemah Brit.

Syaikh Siti Jenar adalah seorang sayyid atau habib keturunan dari Rasulullah Saw. Nasab lengkapnya adalah Syekh Siti Jenar [Sayyid Hasan ’Ali] bin Sayyid Shalih bin Sayyid ’Isa ’Alawi bin Sayyid Ahmad Syah Jalaluddin bin Sayyid ’Abdullah Khan bin Sayyid Abdul Malik Azmat Khan bin Sayyid 'Alwi 'Ammil Faqih bin Sayyid Muhammad Shohib Mirbath bin Sayyid 'Ali Khali Qasam bin Sayyid 'Alwi Shohib Baiti Jubair bin Sayyid Muhammad Maula Ash-Shaouma'ah bin Sayyid 'Alwi al-Mubtakir bin Sayyid 'Ubaidillah bin Sayyid Ahmad Al-Muhajir bin Sayyid 'Isa An-Naqib bin Sayyid Muhammad An-Naqib bin Sayyid 'Ali Al-'Uraidhi bin Imam Ja'far Ash-Shadiq bin Imam Muhammad al-Baqir bin Imam 'Ali Zainal 'Abidin bin Imam Husain Asy-Syahid bin Sayyidah Fathimah Az-Zahra binti Nabi Muhammad Rasulullah Saw.

Syaikh Siti Jenar lahir sekitar tahun 1404 M di Persia, Iran. Sejak kecil ia berguru kepada ayahnya Sayyid Shalih dibidang Al-Qur’an dan Tafsirnya. Dan Syaikh Siti Jenar kecil berhasil menghafal Al-Qur’an usia 12 tahun.

Kemudian ketika Syaikh Siti Jenar berusia 17 tahun, maka ia bersama ayahnya berdakwah dan berdagang ke Malaka. Tiba di Malaka ayahnya, yaitu Sayyid Shalih, diangkat menjadi Mufti Malaka oleh Kesultanan Malaka dibawah pimpinan Sultan Muhammad Iskandar Syah. Saat itu. KesultananMalaka adalah di bawah komando Khalifah Muhammad 1, Kekhalifahan Turki Utsmani. Akhirnya Syaikh Siti Jenar dan ayahnya bermukim di Malaka.

Kemudian pada tahun 1424 M, Ada perpindahan kekuasaan antara Sultan Muhammad Iskandar Syah kepada Sultan Mudzaffar Syah. Sekaligus pergantian mufti baru dari Sayyid Sholih (ayah Siti Jenar) kepada Syaikh Syamsuddin Ahmad.

Pada akhir tahun 1425 M. Sayyid Shalih beserta anak dan istrinya pindah ke Cirebon. Di Cirebon Sayyid Shalih menemui sepupunya yaitu Sayyid Kahfi bin Sayyid Ahmad.

Posisi Sayyid Kahfi di Cirebon adalah sebagai Mursyid Thariqah Al-Mu’tabarah Al-Ahadiyyah dari sanad Utsman bin ’Affan. Sekaligus Penasehat Agama Islam Kesultanan Cirebon. Sayyid Kahfi kemudian mengajarkan ilmu Ma’rifatullah kepada Siti Jenar yang pada waktu itu berusia 20 tahun. Pada saat itu Mursyid Al-Thariqah Al-Mu’tabarah Al-Ahadiyah ada 4 orang, yaitu:
1. Maulana Malik Ibrahim, sebagai Mursyid Thariqah al-Mu’tabarah al-Ahadiyyah, dari sanad sayyidina Abu Bakar ash-Shiddiq, untuk wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, Sulawesi, Kalimantan, Nusa Tenggara, Maluku, dan sekitarnya

2. Sayyid Ahmad Faruqi Sirhindi, dari sanad Sayyidina ’Umar bin Khattab, untuk wilayah Turki, Afrika Selatan, Mesir dan sekitarnya,

3. Sayyid Kahfi, dari sanad Sayyidina Utsman bin ’Affan, untuk wilayah Jawa Barat, Banten, Sumatera, Champa, dan Asia tenggara

4. Sayyid Abu Abdullah Muhammad bin Ali bin Ja’far al-Bilali, dari sanad Imam ’Ali bin Abi Thalib, untuk wilayah Makkah, Madinah, Persia, Iraq, Pakistan, India, Yaman.

Kitab-Kitab yang dipelajari oleh Siti Jenar muda kepada Sayyid Kahfi adalah Kitab Fusus Al-Hikam karya Ibnu ’Arabi, Kitab Insan Kamil karya Abdul Karim al-Jilli, Ihya’ Ulumuddin karya Al-Ghazali, Risalah Qushairiyah karya Imam al-Qushairi, Tafsir Ma’rifatullah karya Ruzbihan Baqli, Kitab At-Thawasin karya Al-Hallaj, Kitab At-Tajalli karya Abu Yazid Al-Busthamiy. Dan Quth al-Qulub karya Abu Thalib al-Makkiy.

Sedangkan dalam ilmu Fiqih Islam, Siti Jenar muda berguru kepada Sunan Ampel selama 8 tahun. Dan belajar ilmu ushuluddin kepada Sunan Gunung Jati selama 2 tahun.

Setelah wafatnya Sayyid Kahfi, Siti Jenar diberi amanat untuk menggantikannya sebagai Mursyid Thariqah Al-Mu’tabarah Al-Ahadiyyah dengan sanad Utsman bin ’Affan. Di antara murid-murid Syaikh Siti Jenar adalah: Muhammad Abdullah Burhanpuri, Ali Fansuri, Hamzah Fansuri, Syamsuddin Pasai, Abdul Ra’uf Sinkiliy, dan lain-lain.

KESALAHAN SEJARAH TENTANG SYAIKH SITI JENAR YANG MENJADI FITNAH adalah:
1. Menganggap bahwa Syaikh Siti Jenar berasal dari cacing. Sejarah ini bertentangan dengan akal sehat manusia dan Syari’at Islam. Tidak ada bukti referensi yang kuat bahwa Syaikh Siti Jenar berasal dari cacing. Ini adalah sejarah bohong. Dalam sebuah naskah klasik, Serat Candhakipun Riwayat jati ; Alih aksara; Perpustakaan Daerah Propinsi Jawa Tengah, 2002, hlm. 1, cerita yg masih sangat populer tersebut dibantah secara tegas, “Wondene kacariyos yen Lemahbang punika asal saking cacing, punika ded, sajatosipun inggih pancen manungsa darah alit kemawon, griya ing dhusun Lemahbang.” [Adapun diceritakan kalau Lemahbang (Syekh Siti Jenar) itu berasal dari cacing, itu salah. Sebenarnya ia memang manusia yang akrab dengan rakyat jelata, bertempat tinggal di desa Lemah Abang]….

2. “Ajaran Manunggaling Kawulo Gusti” yang diidentikkan kepada Syaikh Siti Jenar oleh beberapa penulis sejarah Syaikh Siti Jenar adalah bohong, tidak berdasar alias ngawur. Istilah itu berasal dari Kitab-kitab Primbon Jawa. Padahal dalam Suluk Syaikh Siti Jenar, beliau menggunakan kalimat “Fana’ wal Baqa’. Fana’ Wal Baqa’ sangat berbeda penafsirannya dengan Manunggaling Kawulo Gusti. Istilah Fana’ Wal Baqa’ merupakan ajaran tauhid, yang merujuk pada Firman Allah: ”Kullu syai’in Haalikun Illa Wajhahu”, artinya “Segala sesuatu itu akan rusak dan binasa kecuali Dzat Allah”. Syaikh Siti Jenar adalah penganut ajaran Tauhid Sejati, Tauhid Fana’ wal Baqa’, Tauhid Qur’ani dan Tauhid Syar’iy.

3. Dalam beberapa buku diceritakan bahwa Syaikh Siti Jenar meninggalkan Sholat, Puasa Ramadhan, Sholat Jum’at, Haji dsb. Syaikh Burhanpuri dalam Risalah Burhanpuri halaman 19 membantahnya, ia berkata, “Saya berguru kepada Syaikh Siti Jenar selama 9 tahun, saya melihat dengan mata kepala saya sendiri, bahwa dia adalah pengamal Syari’at Islam Sejati, bahkan sholat sunnah yang dilakukan Syaikh Siti Jenar adalah lebih banyak dari pada manusia biasa. Tidak pernah bibirnya berhenti berdzikir “Allah..Allah..Allah” dan membaca Shalawat nabi, tidak pernah ia putus puasa Daud, Senin-Kamis, puasa Yaumul Bidh, dan tidak pernah saya melihat dia meninggalkan sholat Jum’at”.

4. Beberapa penulis telah menulis bahwa kematian Syaikh Siti Jenar, dibunuh oleh Wali Songo, dan mayatnya berubah menjadi anjing. Bantahan saya: “Ini suatu penghinaan kepada seorang Waliyullah, seorang cucu Rasulullah. Sungguh amat keji dan biadab, seseorang yang menyebut Syaikh Siti Jenar lahir dari cacing dan meninggal jadi anjing. Jika ada penulis menuliskan seperti itu. Berarti dia tidak bisa berfikir jernih. Dalam teori Antropologi atau Biologi Quantum sekalipun.Manusia lahir dari manusia dan akan wafat sebagai manusia. Maka saya meluruskan riwayat ini berdasarkan riwayat para habaib, ulama’, kyai dan ajengan yang terpercaya kewara’annya. Mereka berkata bahwa Syaikh Siti Jenar meninggal dalam kondisi sedang bersujud di Pengimaman Masjid Agung Cirebon. Setelah sholat Tahajjud. Dan para santri baru mengetahuinya saat akan melaksanakan sholat shubuh.“

5. Cerita bahwa Syaikh Siti Jenar dibunuh oleh Sembilan Wali adalah bohong. Tidak memiliki literatur primer. Cerita itu hanyalah cerita fiktif yang ditambah-tambahi, agar kelihatan dahsyat, dan laku bila dijadikan film atau sinetron. Bantahan saya: “Wali Songo adalah penegak Syari’at Islam di tanah Jawa. Padahal dalam Maqaashidus syarii’ah diajarkan bahwa Islam itu memelihara kehidupan [Hifzhun Nasal wal Hayaah]. Tidak boleh membunuh seorang jiwa yang mukmin yang di dalam hatinya ada Iman kepada Allah. Tidaklah mungkin 9 waliyullah yang suci dari keturunan Nabi Muhammad akan membunuh waliyullah dari keturunan yang sama. Tidak bisa diterima akal sehat.”

Penghancuran sejarah ini, menurut ahli Sejarah Islam Indonesia (Azyumardi Azra) adalah ulah Penjajah Belanda, untuk memecah belah umat Islam agar selalu bertikai antara Sunni dengan Syi’ah, antara Ulama’ Syari’at dengan Ulama’ Hakikat. Bahkan Penjajah Belanda telah mengklasifikasikan umat Islam Indonesia dengan Politik Devide et Empera (Politik Pecah Belah) dengan 3 kelas:
1) Kelas Santri (diidentikkan dengan 9 Wali)
2) Kelas Priyayi (diidentikkan dengan Raden Fattah, Sultan Demak)
3) Kelas Abangan (diidentikkan dengan Syaikh Siti Jenar)

Wahai kaum muslimin melihat fenomena seperti ini, maka kita harus waspada terhadap upaya para kolonialist, imprealis, zionis, freemasonry yang berkedok orientalis terhadap penulisan sejarah Islam. Hati-hati jangan mau kita diadu dengan sesama umat Islam. Jangan mau umat Islam ini pecah. Ulama’nya pecah. Mari kita bersatu dalam naungan Islam untuk kejayaan Islam dan umat Islam.

Rabu, 29 Maret 2017

Expose Wisata Banyumas Kota "1001 Curug "



Salam KOPI, Kami blogger TDB (Tau Dari Blogger) dan beberapa rekan blogger lain dan media online menghadiri acara Expose Pariwisata dalam Rangka Promosi Pariwisata Nusantara di Rumah Makan Handayani, Matraman Jakarta Timur. Hadir sebagai pembicara Drs. Saptono Supriyanto, Kadisbudpar Banyumas  juga Djoko Haryanto Kepala UPT Pariwisata Baturraden, Eko Priyono Putro Kasi Pemasaran dan Promosi Pariwisata Banyumas, dan Anita Ekawati Staf Teknis Dinporabudpar.

Acara penuh keakraban ini mengetengahkan wajah Banyumas yang kental dengan gaya khas yaitu logat ngapak terutama pak Saptono yang begitu tampak familier menyapa dan berbincang- bincang kepada kami, awak media.

Dari penjelasan dan uraian tentang Banyumas, para media dibuat surprise karena selama ini kita mengenal Banyumas seputar wisata  Baturaden saja, atau kuliner Mendoan saja atau logat khas Ngapak nya... Ternyata di Banyumas banyak terdapat wisata- wisata menarik baik alam, gedung, kuliner maupun kesenian dan kerajinan khas nya.

"Kami jamin pengunjung atau wisatawan akan terpesona melihat keindahan alam, juga sarana dan prasana yang kami tingkatkan demi pelayanan purna. Dan jangan khawatir harga terjangkau termasuk makanan dan oleh- oleh sangat murah di sana.  " kata Eko Priyo Putro berpromosi.


Inilah beberapa tempat  wisata yang menarik utk dikunjungi.



1. Alun-alun Kota Lama Banyumas

Berada 18 km dari Purwokerto. Jaman dahulu, alun-alun merupakan penanda pusat pemerintahan, dan ditanami pohon beringin sebagai lambang pengayom rakyat.

2. Batur Agung Mount of Fun

Desa Baseh, Kecamatan Kedung Banteng, di kaki Gunung Slamet, dengan waterpark, kolam pemancingan, flying fox, dan arung jeram Kali Logawa.

3. Baturraden Adventure Forest

Kawasan wisata Baturraden, sebelum Telaga Sunyi, merupakan wahana ekowisata dan petualangan rimba, gunung, dan sungai.

4. Bendung Gerak Serayu

Bendung Sungai Serayu yang menggantikan fungsi Pompa Air Banjarsari, dibangun pada 1993 dan diresmikan pada 1996.

5. Bumi Perkemahan Baturaden

Perkemahan sejuk di kawasan Baturraden, yang sering digunakan para pecinta alam dan digunakan sebagai tempat Jambore Nasional Gerakan Pramuka.

6. Bumi Perkemahan Kendalisada

Desa Kaliori, Kalibagor, seluas 20 ha dilengkapi gedung Serba Guna, asrama, motor cross, terbang layang, dan rekreasi.

7. Crossworld Paintball

Jalan Ringin Tirto No: 69, di belakang perumahan Permata Hijau Purwokerto, dengan arena paint ball, mini food court, meja bilyar, paint ball equipment shop.

8. Curug Bayan Kalipagu

Dusun Kalipagu, Desa Ketenger, Kecamatan Baturraden, di Kali Banjaran, beberapa puluh langkah ke arah hulu dari Dam Jepang.

9. Curug Belot

Desa Rempoah, Baturraden, dengan air deras, namun belum banyak disentuh dan masih alami.

10. Curug Ceheng

Desa Gandatapa, Kecamatan Sumbang, yang menampilkan keindahan air terjun yang dihiasi satwa lawa (sejenis kalong) yang beterbangan di sekitarya.

11. Curug Cipendok

Desa Karangtengah, Kec Cilongok, dengan ketinggian 92 m, hawanya sejuk, lokasinya cukup mudah dicapai, bisa menikmati mendoan dan susu murni saat menuju curug.

12. Curug Gede

Desa wisata Ketenger, 3 km dari lokasi wisata Baturraden. Di tempat ini wisatawan dapat menikmati air terjun dengan keindahan alam dan aneka lempeng batu.

13. Curug Gomblang

Desa Kalisalak, Kecamatan Kedungbanteng, sekitar 3 km dari Baturraden, dengan ketinggian air terjuan mencapai 25 meter, medan tempuhnya cukup berat dengan berjalan kaki.

14. Curug Gumawang

Berada di dalam kompleks Lokawisata Baturraden, sehingga juga disebut sebagai Curug Baturraden, dengan ketinggian air terjun sekitar 25 meter.

15. Curug Gumawang Kemawi

Desa Kemawi, Kecamatan Somagede, terdiri dari sekitar 7 tingkatan, paling besar yang nomor 2 dari bawah, sekitar 800 m dari jalan aspal namun aksesnya cukup sulit.

16. Curug Pengantin Kalipagu

Igir Rambat, 4 km dari Dusun Kalipagu, ditempuh melalui Batur Semendeh dan hutan lindung, dengan ketinggian curug 50 m.

17. Curug Pengantin

Berada di tengah hutan Dusun Parduli, Desa Kracak, Ajibarang, tinggi air terjun 2 m, namun dipercaya bahwa mandi di sini menolak bala dan mempercepat jodoh.

18. Curug Song

Desa Kalisalak, Kebasen, dengan ketinggian air terjun sekitar 30 meter, dengan akses masih cukup sulit, ada sarang burung walet.

19. Dam Jepang Kalipagu

Dusun Kalipagu, Desa Ketenger, Kecamatan Baturraden, yang merupakan bendungan peninggalan dari jaman pendudukan Jepang.

20. Dream Land Spring Water

Jalan Pabrik Tapioka, Desa Pancasan, Kecamatan Ajibarang, dengan Air terjun, Arum Jeram, Flying Fox, Kolam Arus, Kolam Seribu Air, Kolam Terapi Ikan, Taman Pasir, Taman Batu, Taman Burung, Taman Reptil, Water Boom, Water Park.

21. Gardu Pandang Baturaden

Di dalam kawasan hutan wisata Baturaden yang berada di lintasan menuju ke lokasi Pancuran 7, dengan pemandangan luas ke daerah Baturaden dan sekitarnya.

22. Goa Maria

Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor, dibangun 1989, Paus Yohanes Paulus II memberkati Patung Bunda Maria dan menandatangani Prasasti Goa Maria Kaliori pada 10 Oktober 1989 di Yogyakarta.

23. Gua Sara Badak

Sebuah gua yang berada 50 m dari Pancuran Pitu, tempat pertemuan aliran air panas yang mengandung belerang, dengan air dingin, dengan bebatuan warna keemasan yang menakjubkan.

Dan masih banyak tempat menarik  lainnya yang sayang untuk dilewati.

Melihat banyaknya tempat wisata di Banyumas, wajar saja Pemerintah Daerah dalam hal ini Dispubpar Banyumas mentargetkan tahun 2017 sebanyak 1,6 juta wisatawan.

Dan ada diskon lho bagi 100 orang rombongan wisata yang ke sana... Ayoo serbuuu...

Oo iya sobat pembaca, untuk menambahi info tentang Kota dan Kabupaten Banyumas, saya update sekalian tentang kota 1001 curug secara geografis.

~Banyumas Selayang Pandang

Wilayah Kabupaten Banyumas terletak di sebelah barat daya dan merupakan bagian dari Propinsi Jawa Tengah. Luas wilayah Kabupaten Banyumas +/- 1.327,60 km2 atau 132.759,56 ha dengan keadaan wilayah antara daratan dan pegunungan, dengan struktur pegunungan terdiri dari sebagian lembah serayu untuk tanah pertanian, sebagian dataran tinggi untuk pekarangan dan pemukiman, dan sebagian pegunungan untuk perkebunan dan hutan tropis terletak di lereng Gunung Slamet sebelah selatan.


Salam Kopi.







Kamis, 02 Februari 2017

Syukuran Jelang Pembuatan Film "Chrisye"



"Resah rintik hujan yang tak henti menemani...".

Sebait lirik lagu Chrisye terdengar di dalam halaman Rolling Stones Cafe, tempat prescon film "Chrisye"  berlangsung siang ini (1/2).
Sambil menunggu acara dimulai, pikiran saya terbawa melayang ke belakang di mana lagu- lagu Chrisye yang terdengar sangat familier. Yaa Chrisye memang salah satu penyanyi top yang suaranya khas dan lembut serta punya kharisma dalam menyanyikan setiap lagu....

Kini, Chrismansyah Rahadi (nama lengkap Chrisye) yang lahir pada tanggal 16 September 1949 telah berpulang ke rahmatullah pada usia 57 tahun, tepatnya 30 Maret 2007 yang lalu. Karya- karyanya yang ditinggalkan menjadi legenda bagi pencinta musik Indonesia.

Untuk mengenang jasa dan perjalanan penyanyi yang bergenre Pop dan  Progressive Rock ini, sebuah Produksi Film yaitu MNC Production ingin menvisualisasikan dalam sebuah film berjudul "Chrisye". Rencana pembuatan filmnya tanggal 17 Februari 2017 dan tayang pada tanggal 16 September 2017 yang akan datang.

Hadir dalam prescon antara lain : Toha Essa (Produser), Affandi Abdul Rachman (Eksekutif Produser), Rizal Mantovani (Sutradara), Vino G Bastian (Pemeran Chrisye), Velove Vexia (sebagai Damayanti, Istri Chrisye), Guruh Soekarnoputra ( Musisi sekaligus Sahabat Alm. Chrisye), Bens Leo (Pengamat Musik), Teuku Wisnu Wikana (Pemain Film) dan Tokoh lainnya termasuk para fansclub Chrisye.

"Motivasi kami membuat film ini adalah agar semangat almarhum Chrisye tetap terpatri di dada para musisi untuk terus berkarya demi kemajuan industri musik di tanah air " demikian sambutan dari Toha Essa.

Acara ini juga ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai wujud syukur dan doa agar pembuatan film "Chrisye" berlangsung lancar dan sukses.

Hujan masih terus menemani acara yang penuh kesederhanaan, saya bersama rekan blogger TDB tetap menikmati lagu indah yang diulang -ulang.


"Jangan kau risaukan airmata yang jatuh membasahiku...
Harusnya kau berpikir sungguh besar artimu bagi diriku....
Selamat jalan kekasih, doaku untukmu..."


Salam KOPI.

Minggu, 15 Januari 2017

Pengoperasian Terminal Baru Bandara Depati Amir, Pangkalpinang- Bangka



Berita gembira bagi dunia Pariwisata bahwa terminal baru Bandar Udara (bandara) Depati Amir, Pangkalpinang, Bangka telah dioperasikan mulai Rabu (11/1/2017).
Dalam rangka mengapresiasikan dukungan masyarakat, pihak PT Angkasa Pura II memberikan kejutan berupa sebuah rangkaian (bucket) bunga kepada seorang penumpang yang melakukan check in pertama untuk keberangkatan pesawat pertama yakni NAM Air IN 079 tujuan Jakarta dengan jadwal keberangkatan pukul 06.45 WIB. Senada dengan hal tersebut, pihak maskapai NAM Air juga membagi-bagikan cokelat kepada seluruh penumpang yang berangkat dengan penerbangan pertama hari itu.

Pada kesempatan ini, Eko Prihadi, General Manager Angkasa Pura II, Bandara Depati Amir, Pangkalpinang menyampaikan rasa terima kasihnya terhadap dukungan masyarakat sehingga terminal baru Bandara Depati Amir sudah dapat beroperasi. "Alhamdulillah, berkat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat bisa mendukung keberadaan Bandara Depati Amir, sehingga pada hari ini merupakan moment yang sangat bersejarah bagi kami PT Angkasa Pura II kantor cabang Bandara Depati Amir untuk dapat mengoperasikan terminal baru. Dan tentu saja apresiasi dari seluruh lapisan masyarakat ini membuat pelayanan di Bandara Depati Amir semakin baik," kata Eko.

Sementara itu, Rudi (30) penumpang pesawat NAM Air SJ 070 yang tiba di Pangkalpinang pukul 07.50 WIB merasa senang dan bangga dengan tampilan terminal baru Bandara Depati Amir. "Saya rasa cukuo bagus dan ga kalah dengan kota-kota lain, baik dari desain dan interiornya. Hanya pintu keluar perlu ditambahkan lagi, mengingat penerbangan di Bangka lumayan banyak," kata Rudi saat diwawancara di pintu kedatangan.

Terminal baru Bandara Depati Amir memiliki kapasitas kurang lebih 1.500 orang/jam. Area parkir pesawat yang sebelumnya hanya dapat menampung 4 pesawat, kini dapat menampung hingga 9 pesawat. Selain itu, terminal baru yang terdiri dari 2 lantai tersebut juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas berstandar internasional, seperti:
1. Ruang tunggu berkarpet dan wifi
2. 12 check in counter
3. 3 departure gate
4. 2 garbarata
5. Executive loung
6. Mushala
7. Nursery room
8. Smoking area
9. Live music corner
10. 2 self check in
11. Integrated customer service
12. Disable lift
13. Disable toilet
14. Eskalator, dsb.

Area parkir kendaraan bermotor juga ditingkatkan menjadi 300 mobil dan 120 sepeda motor.

Seperti yang dilansir pada akun media sosial instagram Kementerian Pariwisata (Kemenpar), President Director OT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan, "Kami yakin terminal baru ini dapat semakin meningkatkan pelayanan dan citra dari Bandara Depati Amir sebagai pintu gerbang Negeri Serumpun Sebalai, sekaligus dapat menjadi landmark baru di kota Pangkalpinang."

Melalui pengoperasian terminal baru ini, lanjut Awaluddin, kami juga menargetkan lebih banyak penerbangan dari dan ke Pangkalpinang guna mendorong pertumbuhan perekononian dan pariwisata khususnya di Pulau Bangka Belitung.







Sabtu, 14 Januari 2017

Dubes Jepang Sambut Pameran Japan Beauty Week 2017




Jepang adalah salah satu negara sahabat yang termasuk aktif dalam kerja sama dengan Indonesia, baik di bidang sosial, ekonomi dan industri diantaranya turut serta dalam mempromosikan produk- produk kecantikan. Di awal tahun 2017 ini Jepang menggelar sebuah pameran bertajuk  “Japanese Cosmetics & Sense of Beauty” atau Japan Beauty Week 2017 (JBW) selama dua hari yaitu tanggal 14 -15 Januari 2017 di Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta.

Noboru Naito, Ph. D.,Vice Chairman of International Committee in Japan Cosmetic Industry
Association (JCIA) mengatakan bahwa ada tiga (3)aspek dalam riset perawatan kecantikan (skin care) yaitu : Whitening, Moisturizing dan Anti Aging.
Dalam penjabarannya secara lengkap diteruskan oleh para exibiters  yang mewakili 6 perusahaan kecantikan Jepang yaitu : Dear Laura Corporation.,Kanebo Cosmetics Inc., KOSÉ Corporation., Nippon Menard Cosmetic Co., Ltd., St. Louis International, Inc., dan
StylingLife Holdings Inc. BCL COMPANY.


Yang unik dan masif ke 6 sponsor tersebut saling melengkapi ke tiga aspek dalam hal perawatan kecantikan. Dear Laura menyuguhkan produk Eyelids berikut cara menggunakannya. Produk ini sangat cocok bagi wanita yang kurang percaya diri (pede).
Sedang  BCL (Tokyo Girl's Style) memamerkan beberapa produk unggulan seperti Eyeliner & Eyeshadow, Mascara, Minyak Pembersih Wajah, Lipstick dan Bedak.
Lain lagi Menard yang menawarkan produk EMBELLIR dengan beragam jenis dan untuk kegunaan pada bagian wajah dan kulit tubuh lainnya.

KOSE juga memberi penjelasan seputar produk perawatan kulit termasuk untuk perawatan kulit terhadap sinar matahari seperti produk Junkisui Foaming Wash.
Tak kalah penting perusahaan KANEBO (Kanebo) pun menyiapkan produk perawatan kulit dengan konsep dan strategi yang terstruktur yaitu produk IMPRESS GRANMULA yang mencakup brightening make off, brightening wash, brightening shadow clear wash, moish up make off, refining face wash hingga lotion dan cleansing cream.


Terakhir adalah INTIME ORGANIQUE, sebuah produk terbaru Jepang yang ikut dalam Pameran Japan Beauty Week kali ini mengkhususkan produk perawatan seputar daerah kewanitaan dan perawatan kulit perut bagi wanita hamil yaitu Birthing Oil, Relief Oil dan STM Cream. Produk ini dibuat di laboratorium di Itali dari bahan- bahan herbal berkualitas Eropa dengan aroma khas Prancis.

Dilihat dari produk-produk semua peserta Pameran Japan Beauty Week 2017 saling melengkapi dari mulai penataan seputar wajah, kulit bahkan perawatan daerah kewanitaan... Luar biasa...!!!

Menurut Noburu Naito, Jepang menduduki ranking teratas dalam hal produk kecantikan. Dan tak heran kalau Yasuaki Tanizaki, Duta Besar Jepang untuk Indonesia begitu yakin dengan keberhasilan produk- produk negerinya.

"Saya yakin kalau para wanita bersinar, masyarakat pun ikut bersinar..." begitu salah satu kalimatnya dalam sambutan seminar Japan Beauty Week 2017 di kediamannya, kemarin (13/1) di bilangan Kebayoran, Jakarta Selatan.




   

Jumat, 23 Desember 2016

Indonesia Raih 12 Penghargaan Pariwisata Halal Internasional 2016




Sebagai salah satu blogger TDB dan KOPI, saya merasa beruntung ikut hadir dalam acara akbar di Kementerian Pariwisata di mana Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menggelar jumpa pers akhir tahun 2016 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta, rabu (21/12/16). Momentum ini pun sekaligus penyerahan awards kepada 12 pemenang World’s Halal Tourism Awards 2016 (WHTA 2016) oleh Andy Buchanan, Executive Organizing Committee Director – International Travel Week – Abu Dhabi.

Ke-12 penghargaan World’s Halal Tourism Awards 2016 (WHTA 2016) sebagi berikut :

1.World’s Best Airline for Halal Travellers, Garuda Indonesia.
2.World’s Best Airport for Halal Travellers, Sultan Iskandar Muda International Airport, Aceh Indonesia.
3.World’s Best Family Friendly Hotel, The Rhadana Hotel, Kuta, Bali, Indonesia.
4.World’s Most Luxurious Family Friendly Hotel, Trans Luxury Hotel, Bandung Indonesia.
5.World’s Best Halal Beach Resort, Novotel Lombok Resort & Villas, Lombok, NTB Indonesia.
6.World’s Best Halal Tour Operator, Ero Tour, Sumatera Barat Indonesia.
7.World’s Best Halal Tourism Website, www.wonderfullomboksumbawa.com, Indonesia.
World’s Best Halal Honeymoon Destination, Sembalun Village Region, Lombok, Nusa 8.Tenggara Barat, Indonesia.
9.World’s Best Hajj & Umrah Operator, ESQ Tours & Travel, Jakarta, Indonesia.
10.World’s Best Halal Destination, West Sumatera, Indonesia.
11.World’s Best Halal Culinary Destination, West Sumatera, Indonesia.
12.World’s Best Halal Cultural Destination, Aceh Indonesia.

Menpar Arief Yahya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal (TP3H) yang dalam dua tahun berturut-turut berhesrl meraih awards wisata halal internasional bergengsi tersebut. “Bila pada WHTA 2015 untuk pertama kalinya ikut kita meraih 3 award, pada WHTA 2016 kita berhasil menyabet 12 award dari 16 kategori yang dilombakan. Kemenangan ini mendongkrak level 3 C; confidence atau rasa percaya diri internal; credrb/e atau semakin dipercaya orang eksternal, celibrerion dalam mendekatkan pada standar global di antaranya ditetapkan dalam target wisata halal 2019 mendatang,” kata Arief Yahya, seraya mengingatkan bahwa lndonesia saat ini tengah mengejar ketertinggalannya  dari negara kompetitor yakni; Malaysia. Thailand, dan Singapura yang tahun 2015 lalu meraih kunjungan wisman muslim masing-masing sebanyak 6,1 juta. 4,8 juta, dan 3.6 juta sedangkan Indonesia 2,2 juta. “Target kita 5 juta wisman muslim pada 2019 sehingga terbuka kemungkinan dapat mengalahkan Malaysia yang saat ini GMTi-nya di ranking 1 serta mengalahkan Thailand dan Singapura,“ kate Arief Yahya.

Kemenangan di ajang WHTA 2016, menurut Arief Yahya, bukan akhir dari perjalanan menuju best halal. tetapi justru awal mula membangun ekosistem baru wisata helai yang akan memberikan kontribusi besar dalam pencapaian target 20 juta wisman pada 2019. “Selamat buat para pemenang dan terima kasih banyak buat para voters Merah Putih yang kompak dan netizen kita yang punya spirit nasionalisme tinggi untuk menunjukan sebagai bangsa pemenang," kata Arief Yahya. Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal (TPSH) Riyanto Sofyan mengatakan, para pemenang WHTA 2016 adalah sebagai pemenang Kompetisi Pariwisata Helai Nasional (KPHN) 2016 yang diselenggarakan pertama kali oleh Kemenpar bersama TPSH pada April-Agustus 2016. “Prestasi yang diraih di tahun 2016 ini harus dipertahankan dan jika perlu pada 2017 mendatang kita harus sapu bersih semua kategori harus diraih. Memang berat apalagi mempertahankan itu ' Sangat sulit, karena Itu kita harus bekerja lebih keras lagi. Nota Kesepahaman PT AP II dengan PHRI Dalam rangkaian acara JPAT 2016 juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepaham tentang Promosi Pariwisata Indonesia oleh Dirut PT Angkasa Pura ll (Persero) Muhammad Awaluddin dengan Ketua Umum PHRI Hariyadi B. Sukamdani disaksikan oleh Menpar Arief Yahya. Dalam nota kesepahaman tersebut antara lain dilakukan kerjasama promosi bersama (joint promotion) untuk mempromosikan pariwisata dan perhotelan lndonesia kepada pasar international dan domestik di area 13 bandar udara yang dikelola oleh PT AP ll; pertukaran data dan informasi; peningkatan frekuensi kunjungan wisman (inbound) ke Indonesia khususnya melalui bandara yang dikelola PT AP ll, serta partisipasi pada event event pariwisata dan perhotelan international maupun nasional/domestik.



Hadir dalam acara JPAT 2016 para stakeholder pariwisata dari kalangan akademisi, pelaku bisnis pariwisata, komunitas, pemerintah, dan media sebagai unsur kekuatan Pentahe/ix pariwisata. Acara dimeriahkan dengan pertunjukan seni tari dari Aceh dan Sumatera Barat serta pameran produk wisata halal dari 12 pemenang World' s Halal Tourism Awards 2016.

Yuuk teman- teman Blogger dari TDB maupun KOPI terus mengikuti perkembangan Pariwisata Indonesia sambil menyampaikan acara maupun program- program terkini dari Kementerian Pariwisata yang kini tak lagi dianggap sebagai kementerian pelengkap kabinet saja.

Goodjob Pak Menteri.... !!!



Salam KOPI.

Senin, 05 Desember 2016

BNN Dan GERAM Adakan Kampanye Stop Narkoba



Badan Nasional Anti Narkoba (BNN)  lagi- lagi berkampanye menyuarakan pemberantasan Narkoba  dan sosialisasi  penyadaran kepada masyarakat akan bahaya pemakaian Narkoba kepada  masyarakat terutama kepada anak- anak muda.

Gerakan Rakyat Anti Madat (GERAM) menginisiasi kegiatan rutin BNN dengan menggelar acara bertema "Kampanye Anti Narkoba Selamatkan Anak Bangsa " hari Minggu, (4/12/2016), di  Dukuh Atas, Jalan Jendral Sudirman, Jakarta.


Acara kampanye dan sosialisasi anti narkoba juga diselingi dengan acara hiburan berupa musik,  seni tari, atraksi pencak silat dan tanya jawab seputar Narkoba dengan hadiah dan doorprize menarik.
Selain itu juga anggota GERAM secara simpatik memberi rangkaian bunga kepada masyarakat yang sedang jogging atau  berolahraga mingguan (car free day).

Tampak hadir Irjen  Pol. Drs H Suedi Husein, SH. Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat. Dra Sinta Dame Simanjuntak, Direktur Peran Serta Masyarakat Deputi Bidang Dayamas BNN. serta Sofyan Ali, Ketua Presidium GERAM.

"Upaya pencegahan dan sosialisasi seperti kegiatan ini diharapkan mampu membuat masyarakat terhindar dari bahaya narkoba". Tutur Suedi dalam wawancara dengan media.

Matsani, salah satu anggota GERAM ketika ditanyai tentang persiapan acara yang berbenturan dengan adanya aksi lain  mengatakan bahwa kegiatan ini tetap lancar dan tidak berpengaruh negatif.


"Sejak semalam kami persiapankan segala sesuatu agar acara ini lancar dan sukses." Begitu katanya semangat.

"Kalau ada aksi lain justru akan lebih baik karena kampanye ini akan lebih diketahui oleh umum. " lanjutnya sambil mempersiapkan banner bertuliskan "Kampanye Stop Narkoba Selamatkan Anak Bangsa" yang akan diabadikan oleh para media.



Salam KOPI.

Sumber : web. taudariblogger.info