Selasa, 20 September 2016

PMI DKI Adakan Diseminasi Bersama Ormas Pemuda dan Blogger




Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta selama 2 hari (15 dan 16 September 2016) mengadakan acara bertema "Diseminasi Kepalangmerahan Bagi Mitra PMI" di Kantor jalan Kramat Raya No 47, Jakarta. Acara ini dihadiri sebanyak 80 an peserta dari berbagai ormas pemuda dan komunitas blogger  seperti : Hizbul Wathon, GP Ansor, FKPPI, Pemuda Katholik,  Pemuda Walubi dan Komunitas Tau Dari Blogger (TDB).

H. Muhammad Muas, SH, Ketua PMI Pusat, Bidang Sukarelawan memberi sambutan dan pengarahan agar para pemuda dan blogger berperan aktif dalam tugas kemanusiaan bersama PMI.

"Mari terus berbuat kebaikan dalam pelayanan kemanusiaan dengan atau tanpa Undang- Undang Kelambangan  yang kini tengah dan terus diupayakan " sambut Pak Muas berapi- api ketika menceritakan sejarah Palang Merah Indonesia yang berdiri tanggal 17 September 1945.

Dalam hari pertama acara Diseminasi ini juga disampaikan tata cara donor darah sebagai ikon PMI dalam bertugas yang disampaikan oleh Dr. Fierlita Rini.

Sobat, ternyata banyak faedah dalam berdonor darah disamping kita mendapat kebaikan tentu saja. Salah satunya adalah badan menjadi segar karena peredaran darah lancar juga kita mengetahui golongan darah, tekanan darah dan lain sebagainya. Namun ada hal- hal yang juga perlu diketahui bahwa donor darah juga perlu sterilisasi darah yang akan didonorkan dan harus memakai sarung tangan yang steril pula. Jadi dengan kata lain ada "uji saring donor darah terhadap penyakit menular lewat tranfusi darah "

Ga gampang juga yaa... ?!? Itulah tugas PMI yang juga menyediakan mobil keliling untuk mempermudah dalam pendistribusian dan pelayanan prima bagi masyarakat yang ingin mendonor darahnya.

Di sesi terakhir hari pertama, Ujang Sungkawa. SKM. M.Si. menerangkan secara penuh tentang tugas- tugas pokok dan kegiatan PMI yang tertuang dalam Keppres RI No 246/1963.

Dari semua pengetahuan teori tentang PMI yang disampaikan nara sumber belumlah lengkap bila tidak disertai oleh pengetahuan praktek langsung cara penanganan pertolongan pertama bagi korban yang mengalami kecelakaan atau musibah sebelum dilarikan ke rumah sakit.

Pada hari ke 2 acara Diseminasi Kepalangmerahan dilakukan praktek penanganan pertolongan pertama ( the first aid) yang disampaikan langsung oleh nara sumber yang sudah berpengalaman dalam bertugas di lapangan yaitu : Rusli dan Herman dari PMI DKI Jakarta.

Dalam praktek ini ada beberapa hal yang penting dilakukan yaitu :

1. Mempelajari keadaan sekitar kejadian sebagai bahan untuk tindakan selanjutnya ,  ini bertujuan agar tidak ada kemungkinan yang salah dan gegabah.

2.Kemudian memperhatikan kondisi korban, seberapa parah kondisinya. Ini perlu juga agar tepat dalam penanganan.

3. Setelah itu baru lakukan langkah pertolongan dengan alat darurat yang sudah tersedia lalu setelah selesai langsung membawanya ke rumah sakit untuk penanganan dan perawatan semestinya.


Oo yaa sobat KOPI, tak terasa PMI kini sudah berusia 71 tahun tepatnya tanggal 17 September 1945- 17 September 2016. Dirgahayu PMI semoga terus jaya dan terus bersinergi dengan TDB dan masyarakat lainnya dalam mengemban tugas kemanusiaan di Indonesia maupun di Luar Negeri.

Bravo PMI....!!!

Bravo TDB...!!!


Salam KOPI.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar