Senin, 12 November 2018

Yaman Oh Yaman, Negeri Yang DiUji



Media Barat gencar meliput pembunuhan atas  Jamal Khassogi, sementara  hampir tak  terdengar  berita genosida   terhadap rakyat  Yaman  yang sama dilakukan oleh Saudi selama bertahun-tahun lamanya.

Juga kemana  suara umat  muslim di sini yang dikenal memiliki nilai-nilai perikema-nusiaan yang tinggi dan mudah berempati terhadap penderitaansaudara-saudaranya sesama muslim yang sedang terdzolimi.

Yaa yaa,aku faham karena Yaman adalah salah satu  negeri  mayoritas  bermazhab Syi'ah dan Saudi adalah negeri yang ber-lindung pada 2 Haramain. Menurutku itu saja persoalannya disamping Saudi lebih menguntungkan secara finansial terlebih Saudi banyak membantu umat muslim di Indonesia yang lebih menyukai simbol 2 Haramain ketimbang  rasa keadilan  dan rasa kemanusiaan.

Aku teringat Al Husain as, saat berThawaf sebelum   berangkat  ke  Karbala  di mana beliau as tiba-tiba menghentikan ritualnya mengelilingi Ka'bah itusebelum waktunya. Jemaah haji  yang saat itu  sama melaku-kan thawaf tetap menyelesaikan ritualnya padahal "Ka'bah Berjalan" itu sedang  ber-siap  menuju Kesyahidan  demi  tegaknya ajaran suci yang  didalamnya  ada  rukun Haji. Mereka lebih memilih "Tembok  ber-bentuk Kubus" sebagai simbol agamanya.

Jangankan untuk mengikuti Al Husain as, sang  cucu  terkasih  Rasul Allah, mereka malah ada  yang melarang  dan sebagian  ada yang  menyalahkan  sikap  salah satu Ahlu Kisa yang masih tersisa saat itu.

Begitulah sketsa  umat muslim dulu dan kini, hanya  sedikit yang  berempati pada rasa keadilan. Padahal Yaman adalah ter- masuk negeri yang didoakan keberkahan oleh Rasul Allah saww, begitupun sebalik-nya Nejed yang  berada  di Saudi  adalah tempat munculnya Tanduk Setan  berikut ciri-ciri yang disebutkan Rasul Allah saww dalam periwayatan shahih.

Semoga derita rakyat Yaman segera berakhir, seperti rakyat Suriah dan Irak yang sebelumnya juga porak-poranda digempur habis-habisan oleh kelompok yang didukung Amerika Serikat, Israel serta Sekutu-sekutunya termasuk Saudi yang menginginkan negeri-negeri yang didoakan keberkahannya oleh Rasul Allah saww itu hancur dan bisa dikuasai blok Barat.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar